Breaking News
cara buka pin sensor anti maling pada pakaian di toko mall

Kocak! Wanita Ini Beli Baju Online Masih Ada Sensornya, Awalnya Diduga Colongan

Seorang wanita yang juga pengusaha bernama Christina Lie membagikan pengalaman unik di media sosial Facebook. Ia berbagi cerita ketika belanja celana pendek secara online. Celana yang ia beli masih tersemat alat sensor anti maling yang umumnya dipasang di mall-mall.

Hal itu memang tidak lazim. Pasalnya, pakaian yang diberi pin atau sensor anti pencurian itu akan memancing bunyi alarm pada pintu keluar toko atau mall. Hal itu untuk menghindari pencurian atau membawa barang secara ilegal keluar toko.

Pin atau sensor anti maling itu biasanya dilepas oleh kasir saat proses transaksi. Agar saat keluar toko, tidak memunculkan bunyi alarm.

Namun, yang terjadi pada Christina Lie ini terbilang unik. Ia membeli celana pendek secara online, saat dibuka paketnya, celana itu masih ada sensor anti pencurian.

“Ini colongan atau bagaimana?” tanya Christina di halaman Facebooknya.

Sejumlah netizan menanggapi beragam namun rata-rata menyebut bahwa itu bisa saja pakaian yang dicuri dari toko.

Ada juga yang punya pengalaman yang sama. Membeli pakaian yang masih ada pin sensornya.

“Nanya cara buka ke mamang yang jualan, bilangnya nonton Youtube aja,” tambahnya.

Sementara, untuk membuka pin itu biasanya menggunakan magnet khusus yang sangat kuat. Kasir toko yang menggunakan sistem tersebut sudah pasti punya.

Di Youtube, dibagikan sejumlah cara untuk membuka pin sensor anti maling tersebut. Ada yang menggunakan magnet, menggunakan paku, dicongkel dengan obeng hingga dimasukkan freezer agar membeku dan bisa dipecah.

Namun, setelah satu jam status itu dibagikan, Christina Lie mengupdate melalui komentar bahwa usahanya melepas pin sensor itu sudah berhasil.

“Digetok pakai cobek,” kata Christina. Sejumlah netizen memberikan reaksi beragam atas solusi yang ditemukannya.

“Yang putih sukses, yang coklat agak robek dikit karena gak sabaran keburu dibetot,” lanjutnya.

Lalu, Christina Lie menambahkan kesimpulannya. Ia berkata, bisa jadi barang tersebut bukan barang colongan, namun barang reject atau barang rusak karena pin sensornya bermasalah. Lalu, pakaian itupun dijual dengan cara thrifting.

Jenis-jenis pin security tag.

Thrift adalah sebutan lain untuk barang bekas, umunya yang masih bisa diperjual belikan. Thrifting adalah aktifitas jual beli barang bekas. Meskipun, pada bahasa bakunya, thrift artinya hemat. Thrift biasanya berkaitan dengan barang bekas impor dari luar negeri. Didatangkan untuk dijual kembali.

About Aqeel Hamizan

Leave a Reply

Your email address will not be published.