Breaking News

Saldo Anak Akidi Tio Konon Hanya Rp. 30 Juta, bukan Rp. 2 Triliun

Heboh uang sumbangan Rp. 2T yang dijanjikan anak Akidi Tio di Palembang mulai terkuak kebenarannya. Ternyata uang anak Akidi Tio di bank hanya Rp. 30 juta, bukan Rp. 2T seperti yang dijanjikan.

Itu artinya, bilyet giro yang ditulisnya Rp. 2.000.000.000.000 dan diserahkan kepala Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Eko Indra Heri adalah bohong belaka.

Ternyata, Heryanty anak Akidi Tio itu punya uang di tabungan konon hanya Rp. 30juta. Hal itu terungkap dari penelusuran Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN era SBY.

Dahlan Iskan yang sejak heboh sumbangan Rp. 2T itu sudah menelusuri siapa Akidi Tio, mendapatkan seorang informan yang ia juluki dengan istilah “Si Cantik”.

Rupanya, Si Cantik itu adalah Siti Mirza Nuria. Biasa dipanggil ”dokter Nur”. Gelarnya, sebagai orang Minang, adalah ”Datin” –Datuk untuk wanita.

Dahlan Iskan juga menyertakan foto Si Cantik. Agar perdebatan cantik atau tidaknya jangan berkepanjangan.

Dokter Nur dilahirkan tahun 1953. dr Nur adalah wanita tercantik se-Indonesia. Di tahun 1977 lalu. Dia terpilih sebagai Putri Indonesia. Dia orang Palembang pertama dan satu-satunya yang sampai ikut kontes Miss World di London dan Miss Universe di Santo Domingo.

Dokter Nur inilah yang mengungkap bahwa uang Heryanty di bank hanya Rp. 30 juta. Ia mengetahui karena saat kepolisian dari Polda Sumatera Selatan ingin mencairkan uang Rp. 2T itu, mengajak serta Heryanty.

Heryanty juga menghubungi dr Nur agar ikut serta ke bank. Dokter Nur juga berharap, uang yang dipinjam oleh Heryanty kepadanya sebanyak  Rp. 3M juga cair hari itu.

Senin, 2 Agustus 2021 polisi ingin membuktikan apakah Heryanti punya uang Rp 2 triliun di Bank Mandiri. Polisi ke Bank Mandiri dengan membawa bilyet giro. Itulah bilyet yang diserahkan Heryanti tanggal 29 Juli 2021. Angka yang tertera di bilyet giro itu Rp 2.000.000.000.000.

Sepertinya, polisi ingin memastikan apakah uang itu benar ada atau tidak, sehingga mengajak serta Heryanty ke bank saat akan dilakukan pencairan. Sekaligus, sebagai bagian dari realita yang dikumpulkan polisi jika hal ini kelak menjadi kasus pidana.

Meskipun, pihak penerima BG itu bisa saja mencairkan sendiri uangnya di bank tanpa didampingi pihak pemberi transfer.

Kasus ini kemudian merebak kemana-mana. Sejumlah pihak ikut berkomentar hingga membuat Kapolda Sumatera Selatan diperiksa oleh tim dari Mabes Polri.

Dikutip dari Kompas, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Mabes Polri telah menurunkan tim untuk memeriksa Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Eko Indra Heri. Hal ini terkait dengan dugaan sumbangan fiktif Rp 2 triliun dari keluarga mendiang Akidi Tio. “Tentunya ingin melihat kejelasannya seperti apa, kasusnya bagiamana. Dan itu adalah ranah daripada klarifikasi internal,” kata Argo dalam keterangannya, Rabu (4/8/2021).

Tim yang diturunkan adalah dari Inspektorat Pengawasan Umum, Pengamanan Internal dan Divisi Profesi dan Pengamanan Khusus. Argo pun meminta masyarakat untuk menunggu pemeriksaan internal selesai. Sementara itu, sejumlah orang yang terkait dengan kasus ini sudah diminta keterangan oleh penyidik Polda Sumsel. Di antaranya, anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti, dan dokter keluarga Akidi Tio, Hadi Darmawan.

About Aqeel Hamizan

Check Also

orang yang belum vaksin dilarang masuk mall

Orang yang Belum Vaksin Dilarang Masuk Mall

Ada usulan bahwa, sertifikat vaksinasi COVID-19 akan menjadi syarat masyarakat memasuki pusat perbelanjaan atau mal. …

Leave a Reply

Your email address will not be published.