Breaking News

Terungkap, Ini Motif Pembunuhan di Blitar

Terungkap, Ini Motif Pembunuhan di Blitar

KOTA.CO.ID – Motif ekonomi mendasari pemuda bernama Dwi Kusuma Yuda hingga tega membunuh Bisri Efendi hingga tewas bersimbah darah. Pasalnya, pemuda 21 tahun itu harus menebus motor yang digadaikan ke temannya. Iapun dengan keji merampok dan membunuh Bisri Efendi.

Saat acara rilis di Mapolres Blitar, tersangka Yuda hanya tertunduk lesu. Karena pembunuhan yang dilakukannya berujung kepada ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Polisi akan menjeratnya dengan pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan diikuti perbuatan pidana. Dan Pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ayat (3) KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan.

Kepada polisi, tersangka sebenarnya hanya berniat mencuri. Dia membutuhkan uang sebesar Rp 2,5 juta yang harus ada pekan ini. Uang itu akan digunakan untuk menebus sepeda motornya yang digadaikan kepada seorang temannya.

“Jadi motifnya hanya ingin mencuri. Uangnya untuk menebus motornya yang digadaikan kepada temannya,” kata Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela di depan wartawan seperti kami kutif dari detikcom, Kamis (4/3/2021).

Dalam perjanjian gadai dengan temannya itu, imbuh Leo, tersangka berjanji akan melunasi pekan ini. Motor yang digadaikan adalah motor trail, yang biasa dipakai tersangka untuk berangkat bekerja.

Saat melakukan aksi pencurian, tersangka hanya mendapatkan uang sebesar Rp 1,8 juta. Uang itu yang diambil dari laci meja toko sebesar Rp 1.550.000 dan dari dompet korban sebesar Rp 250.000. Lalu kenapa Yuda harus membunuh Bisri Efendi, sang pemilik toko, hal ini yang masih dalam proses penyelidikan tim penyidik Polres Blitar.

Karena dari prarekonstruksi, sebenarnya Yuda bisa saja keluar toko usai mengambil uang di laci. Karena posisi Bisri berada di dalam kamar dan tidak mengetahui aksi pencurian ini. Namun tersangka memancing korban keluar kamar dengan cara mematikan saklar listrik. Apakah karena uang yang didapat dari laci belum mencukupi untuk menebus motor, sehingga Yuda ingin mengambil uang lebih banyak lagi dari dalam kamar Bisri? Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah penyidik untuk mengungkapnya.

“Ini yang masih jadi pertanyaan buat kami. Karena tersangka mematikan saklar listrik dan menyiapkan balok kayu gagang pacul untuk melukai korban. Kami juga akan memeriksa teman tersangka yang menerima gadai motornya,” pungkas Leo.

About Aqeel Hamizan

Check Also

tugu jogjakarta

Inilah Proyek untuk Percepatan Pembanguan Yogyakarta yang Dikebut Hingga 2024

KOTA.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *