Breaking News

Viral, Pemotor Nyantai Parkir di Jalur Penyelamat Tanjakan Emen, Netizen: “Gak Punya Otak”

Mungkin Anda sering melihat jalur penyelamat di sejumlah ruas jalan yang menurun tajam dan panjang. Di Jawa Tengah, jalur penyelamat banyak dipasang di jalur tol kawasan Kabupaten Semarang dan Salatiga. Ada juga jalur penyelamat di Gombel, Kota Semarang.

Jalur penyelamat dibuat sebagai escape road yang fungsinya untuk menyelamatkan diri ketika mobil yang dikendarai mengalami rem blong. Biasanya jalur dengan turunan tajam dan panjang menyebabkan kendaraan terutama yang bermuatan berat menjadi rawan blong.

Pengereman yang lama dan muatan berat memiliki resiko rem kendaran bisa putus dan berbahaya.

Untuk itu dibuatkan jalur penyelamat. Jalur penyelamat adalah jalur khusus yang biasanya dibuat sebagai cabang dari jalur utama. Posisinya di sebelah kiri pada ruas jalan menurun. Dibuat di hampir ujung bawah dari ruas menurun tersebut. Jadi, jika pengendara tidak bisa menguasai laju kendaran akibat blog, mereka bisa melarikan diri ke jalur ini.

Biasanya, jalur ini diisi dengan pasir atau gundukan-gundukan tanah yang berfungi mengurangi laju kendaran sehingga bisa berhenti tanpa resiko terbentur ke tepi jalan atau mengenai kebdaraan lain.

Jalur ini harus selalu steril dari kegiatan apapun. Kondisi pasir dan gundukan tanah di jalur penyelamatan harus dalam kondisi siap jika ada kendaraan yang mengalami rem blong dan menyelamatkan diri ke jalur tersebut.

Tidak boleh ada kendaraan parkir di area itu.

Namun, sore ini viral di media sosial, sejumlah pemotor memarkirkan kendaraan  mereka hingga menghalangi jalur ini. Foto itu dibagikan oleh akun Facebook bernama Panji Hariz.

Padahal, tertera papan pengumuman ‘DILARANG PARKIR/FOTO SELFIE” di jalur itu karena sangat berbahaya. Tertulis pula tulisan “UTAMAKAN KESELAMATAN”

Menurut Panji Hariz, lokasi itu adalah di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. Beberapa tahun terakhir ini, dari tanjakan Emen kerap kali ada berita kecelakan akibat kontur jalan yang menanjak. Pemprov Jabar membangun sedikitnya 6 titik jalur penyelamat di lajur jalan sepanjang 7 km tersebut.

Salah satunya seperti yang tampak dipakai oleh sejumlah premotor untuk parkir, santai dan berfoto ria. Jalur penyelamat di Tanjakan Emen itu dibangun pada Januari 2020.

Jalur ini juga dibangun untuk mengurangi resiko rem blong yang dapat berakibat fatal.

Pemotor parkir nyantai di jalur penyelamat di tanjakan Emen, Subang. Foto: Facebook Panji Hariz

Namun sayangnya, masih banyak yang tidak paham akan fungsi jalur penyelamatan dan bahayanya berada di jalur itu.

Melihat foto tersebut, sejumlah netizan meluapkan kekesalannya. Banyak yang berkomentar dengan nada marah, membully bahkan mengolok-olok mereka.

“Ini akibat kurangnya minat membaca,” kata salah satu netizen.

“Nanti kalau ketabrak, mereka menuntut keadilan,” kata yang lain geram.

“Mereka punya motor, tapi nggak punya otak,” sahut netizen lain kesal.

Tak ayal, postingan yang baru 6 jam diunggah dikomentari lebih dari 1000 orang dan dibagikan sebanyak 2300 kali.

Sangat disayangkan, aksi mereka duduk santai sambil parkir itu membahayakan keselamatan mereka.

About Aqeel Hamizan

Check Also

juliari meminta belas kasihan

Bacakan Pledoi, Juliari Meminta Belas Kasihan Majelis Hakim

Mantan Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara telah menyampaikan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.